M a n a j e m e n P e m a s a r a n
bab 12
. Produk didefinisikan sebagai segala sesuatu
yang ditawarkan perusahaan ke pasar yang
dapat memberikan kepuasan atas kebutuhan
konsumen.
. Produk dan merek menjadi dua hal yang tidak
dapat dipisahkan, karena merek menjadi
bagian penting sekarang ini.
. Hampir diyakini bahwa merek menunjukkan
kualitas daripada barang maupun jasa.
Tiga komponen barang yang
ditawarkan

2

Tingkatan produk yang dapat
memberi kepuasan konsumen
. Produk inti adalah manfaat atau jasa dasar yang
benar-benar diinginkan konsumen sehingga membuat
dia membeli barang maupun jasa.
. Produk dasar. Agar konsumen dapat istrahat dan tidur
pada satu hotel, maka produsen harus menyiapkan
tempat tidur, kamar mandi, tempat cuci muka, meja,
tempat berpakaian sampai ke kloset.
. Produk yang diharapkan menunjukkan atribut apa
yang umumnya diharapkan konsumen atas produk
yang dibelinya.
. Produk yang diperluas. Perusahaan menyiapkan
sesuatu yang melebihi apa yang diharapkan oleh
konsumen.
. Produk potensial. Segala sesuatu yang dipersiapkan
oleh pemasar yang dapat menjawab kebutuhan
pelanggan.
Enam tingkatan hierarki produk
1. Need family. Kebutuhan inti yang mendasari keluarga
produk, misalnya keselamatan.
2. Product family. Seluruh kelas produk yang dapat
memberikan rasa aman.Misalnya tabungan dan pendapatan.
3. Product class. Sekelompok produk bersama dengan keluarga
produk yang dikenal karena mempunyai koherensi
fungsional.
4. Product line. Sekelompok produk pada kelas produk yang
berhubungan satu dengan lainnya karena kinerjanya
mempunyai fungsi yang sama, misalnya asuransi.
5. Product type. Sekelompok produk dalam lini produk yang
dapat digunakan menjadi satu dari berbagai kemungkinan
lini produk. Misalnya asuransi jiwa.
6. Item. Bentuk berbeda dengan merek atau lini produk yang
dibedakan oleh ukuran, harga, pertampakan, atau oleh
beberapa atribut lainnya. Contohnya asuransi untuk semua
jenis pertanggungan.

3
Sukses memasarkan satu produk juga ditentukan
kemampuan pemasar mengenali klasifikasi produk itu
sendiri;
sehingga selain menentukan sifat produk pemasar
juga menentukan bagaimana strategi pemasaran yang
akan ditempuh perusahaan.
Klasifikasi produk
. DAYA TAHAN DAN WUJUD
. BARANG KONSUMEN
. ORIENTASI KONSUMEN
. RENTANG HIDUP
Berdasarkan DAYA TAHAN DAN
WUJUD:
. Barang yang tidak tahan (non durable goods).
Produk yang habis dalam sekali atau beberapa kali
pakai saja, jumlah yang dikonsumsi biasanya juga
dalam jumlah kecil. Barang seperti ini dikonsumsi
cepat, sehingga frekuensi pembeliannya sering.
. Barang yang tahan lama (durable goods). Barang
yang dapat dikonsumsi dalam jangka waktu yang
lama. Barang seperti ini biasanya dipasarkan dengan
menggunakan tenaga penjual yang lebih banyak,
memberikan keuntungan yang lebih besar, dan
membutuhkan jaminan penjualan.
. Jasa adalah produk yang tidak dapat diraba, tidak
terpisahkan, berubah-ubah, dan adaptif.

4
Klasifikasi dilihat dari Barang
Konsumen;
. Convince goods. biasanya dibeli dalam jumlah yang
kecil, sering, dengan keputusan sesaat, dan untuk proses
pembeliannya konsumen tidak perlu mengeluarkan upaya
yang berat.
. Shopping goods. dimana proses pembeliannya oleh
konsumen membutuhkan perbandingan meliputi
kecocokan, kualitas, harga, dan model.
. Specialty goods. Barang seperti ini mempunyai
karakteristik tertentu sehingga membuat konsumen mau
mencari dan mengorbankan waktu atau melakukan upaya
untuk membelinya.
. Unsought goods. Konsumen sesungguhnya tidak
menyadari akan membeli barang seperti ini, akan tetapi
bilamana ditemukan baru disadari bahwa barang seperti
itu dibutuhkan.
Klasifikasi berdasarkan Orientasi
Konsumen
Orientasi konsumen dalam membeli
produk berbeda dengan produsen,
yakni:
. Besarnya upaya yang dihabiskan untuk
melaksanakan pembelian
. Tingkat resiko
. Tingkat keterlibatan
. Rentang daur hidup produk.
Klasifikasi Produk Berdasarkan
Rentang Hidup
. Durable
. Non-durable
. Disposable: sehabis pakai
menghasilkan sisa yang harus dibuang.

5
M e r e k
. Eguiti Merek
- Nilai tambah yang terjadi kepada produk sebagai
akibat investasi merek dalam pemasaran
- Aset yang mewakili nilai yang diciptakan oleh
hubungan antara merek dan pelanggan sepanjang
masa.
. Produk dan merek global
Pemberian merek:
. Co-branding : Merek bersama, fitur untuk
dua atau lebih perusahaan terhadap
merek tertentu.
. Perluasan Merek. Merek bertindak
sebagai payung untuk produk baru.
Pedoman pengembangan
kepemimpinan merek global yaitu:
. Menciptakan proposisi nilai yang meyakinkan
. Pikirkan seluruh unsur identitas mereka serta pilih nama,
tanda, dan simbol yang mempunyai nilai potensial untuk
globalisasi.
. Selidiki alternatif antara memperluas merek secara nasional
dengan mengadopsi merek baru dengan identitas global.
. Bangun sistem komunikasi perusahaan yang luas
. Bangun proses perencanaan yang konsisten
. Tugasi tanggung jawab spesifik untuk mengelola isu merek
. Harmoniskan, jangan membingungkan, dan hilangkan
kompleksitas.

6
Alternatif strategik dalam
pemasaran internasional :
. Perluasan – menawarkan produk yang
tidak berubah antara di pasar luar
dengan yang dalam negeri.
. Adaptasi – Merubah unsur rancangan,
fungsi, dan kepakan menurut kebutuhan
negara yang berbeda.
. Penciptaan – Mengembangkan produk
baru untuk pasar dunia.
4 strategi yang dapat dipilih oleh
pemasar guna memasuki pasar Global
1. Dual Extension – Perusahaan memperkenalkan produk yang
pada dasarnya tidak mengalami perubahan.
2. Perluasan Produk Dan Mengadopsi Komunikasi –
perusahaan menyadari adanya masalah persepsi, sehingga perlu
mengadaptasi pola komunikasi di pasar global.
3. Adaptasi Produk Dan Ekstensi Komunikasi. – Perusahaan
menyadari bahwa pasar global berbeda nyata – melaksanakan
penyesuaian terhadap produk.
4. Dual Komunikasi – Perusahaan diorganisir secara
desentralisasi sehingga setiap perwakilan dapat mengambil
inisiatif kebijakan di pasar global.
5. Inovasi Produk – Produk inti barang yang dijual tidak
mengalami perubahan, akan tetapi materialnya bisa diubah
untuk memenuhi tuntutan permintaan dengan harga yang lebih
murah.
Tahapan Perusahaan
. Cave Dweller. Produk baru diluncurkan
ke pasar Internasional untuk
mengadopsi kelebihan produksi.
. Naive Nationalist. Perusahaan
mengenali kesempatan pertumbuhan di
luar pasar domestik.
. Sensitive Global. Perusahaan
memandang dunia sebagai pasar yang
kompetitif.

7
Faktor yang mempengaruhi strategi
produk dan komunikasi:
. Produk
. Pasar
. Adaptasi Biaya
Tindakan perusahaan yang berhasil
dalam pengembangan produk baru
. Mengejar kesempatan di bidang yang unggul
di pasar global.
. Fokus hanya pada satu atau sedikit bisnis
. Keterlibatan manajer senior
. Kemampuan menarik dan mempertahankan
karyawan terbaik.
. Memahami pentingnya ketepatan membawa
produk ke pasar.
Mengevaluasi potensi produk baru:
. Seberapa besar pasar produk untuk masingmasing
tingkat harga
. Seperti apa daya saing perusahaan untuk
masing-masing aktivitas perusahaan.
. Dapatkah dipasarkan produk sesuai dengan
struktur yang ada.
. Dapatkah dibiayai produk pada tingkat harga
yang mendatangkan keuntungan yang cukup.
. Apakah produk sesuai dengan perencanaan
strategis perusahaan.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s